Raihan Kalla

Al Harkan's Blog

Cerita dari Kepulauan Sula (1) – Ke Sula

Masih 3 minggu yang lalu saya mendarat di kota elok yang dulunya adalah ibukota Nusantara, sebelum pindah ke Batavia. Lalu menumpang kapal selama 14 jam, setengah hari semalam, ke daerah dengan sinyal padam. Setibanya di kabupaten tujuan, kami melanjutkan perjalanan hingga 6 hari ke depan, mengunjungi sekolah-sekolah di bagian pulau tepian. Bertemu pantai terindah dan menahan terik yang membuat tak betah, menghabiskan waktu di tengah laut sampai sinar matahari surut, menyeberangi selat berbahaya yang konon bak segitiga bermuda, bertemu para penggerak yang berbagi cerita bijak, dan merasakan keramahan lokal di balik jalan-jalan terjal. (more…)

Origin: An Opinion on Dan Brown’s Book

3 Oktober lalu Dan Brown ‒si novelis di balik fenomena The Da Vinci Code, menerbitkan buku terbarunya berjudul Origin. Dengan itu genap sudah penantian saya akan 3 launching besar di tahun 2017 ini, yang saya tunggu-tunggu sejak setahun yang lalu, bahkan lebih. Tiga peluncuran itu adalah Dunkirk[1], Tesla Model 3[2], dan Origin Dunkirk sudah saya tonton, Origin sudah saya baca, tapi Tesla Model 3 cukup saya lihat saja dari jauh, haha.

(more…)

Stoics – They Who Can Endure Anything in Life

There’s a chance you are having problems lately, or at some point in your life, that you think it was the worst part of your life. It can come in many ways; whether it was a broken heart, betrayals, family problems, financial problems, schools, works, friendships, relationships, or any failures that dragged your mental down. I want to let you know that you are not alone. Just like everybody else that was once had to deal with setbacks, it also came to me.

 

It was last year; (more…)

Minggu

Minggu pagi-pagi (27/08) saya sudah berangkat menuju Bogor sambil menenteng longboard yang saya bawa dari kantor Senbaw. Sebagian latar langit masih oranye ketika saya menuju stasiun, dengan matahari mulai naik dari balik gedung-gedung tinggi di daerah Kuningan. Satu lagi kebahagiaan yang agaknya tak terlalu mahal: jalanan Jakarta yang tidak macet, dan kereta yang tidak terlalu padat. (more…)

IndoneSWAG 2045

Menulis tentang Indonesia adalah satu hal yang tanpa saya sadari sudah berulang kali saya lakukan. Dari tugas bahasa Indonesia SD, esai kompetisi, beberapa naskah pidato, atau sekadar selingan blog. Nyatanya, esai pertama saya adalah tentang kemerdekaan Indonesia, yang saya tulis ketika kelas 4 SD dan masih ada wujudnya sampai sekarang. Esai itu, hingga tulisan-tulisan berikutnya tentang Indonesia semasa saya kuliah, jika dibariskan akan seperti gradasi yang menggambarkan sejauh mana saya memahami dan memaknai Indonesia. (more…)

100 Hari Bersama Indonesia Mengajar – Bagian 1 [Intro]

Saya sedang dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan satu semester lagi di Jakarta. Menyempatkan diri untuk singgah di kota Madiun dan berpindah ke kereta eksekutif, membuat saya punya keleluasaan untuk membuka komputer dan mengetik ini. Gerbong sepi, lansekap sawah sepanjang jalan pun tak terlihat bertepi.

 

Dada saya sesak, karena perasaan campur aduk antara ingin segera pulang dan tak rela meninggalkan pengalaman di belakang. Perasaan aneh ini adalah seperti ini ketika SMP, setelah jambore berhari-hari, menemukan teman baru berkali-kali, semakin akrab dari hari ke hari, lalu acara selesai, tiba-tiba saja pergi dan tak bertemu kembali. (more…)

Cerita Jobs di Upacara Kelulusan Stanford

Jika ada audio file yang sering saya putar berulang-ulang tapi bukan sebuah musik, itu adalah rekaman pidato Steve Jobs di upacara kelulusan Stanford University. Ia diundang menjadi tamu kehormatan oleh Stanford untuk memberi pesan-pesan kepada para wisudawan yang akan memasuki awal baru kehidupan pasca kuliah. Rekaman itu menjadi pengisi telinga saya selama di kereta atau perjalanan pulang sehari-hari. Kali pertama saya genap mendengarnya, rekaman itu langsung menjadi pidato favorit saya, mengalahkan pidato Severn Suzuki di sidang PBB dan beberapa koleksi pidato Obama. Sudah 12 tahun berlalu sejak kali pertama pidato itu dibacakan, dan 2 tahun sejak saya pertama kali mendengarnya –sangat terlambat, memang.

 

Yang membuat pidato itu menarik adalah sebab Steve menghabiskan 95 persen isi narasinya untuk bercerita. Tak ada satupun istilah ilmiah yang rumit. Hanya bercerita. Tapi isi dari cerita itulah yang menggerakkan ribuan wisudawan dan tamu di tribun yang hadir kala itu. (more…)

Things I Just Learned About Artificial Intelligence

I’m aware of the existence of Artificial Intelligence (AI) for years. In short, it is an advanced technology that designs computer to mimic the way human brain works. It is able to perceive data the same way we see the world –see surroundings, listen to audio, understand language; then analyze and make a quicker decision than we do.

 

But for the last decades it was only part of our entertainment –being told in so many movies and books. (more…)