Stories 0 comments on Cerita Jobs di Upacara Kelulusan Stanford

Cerita Jobs di Upacara Kelulusan Stanford

Jika ada audio file yang sering saya putar berulang-ulang tapi bukan sebuah musik, itu adalah rekaman pidato Steve Jobs di upacara kelulusan Stanford University. Ia diundang menjadi tamu kehormatan oleh Stanford untuk memberi pesan-pesan kepada para wisudawan yang akan memasuki awal baru kehidupan pasca kuliah. Rekaman itu menjadi pengisi telinga saya selama di kereta atau perjalanan pulang sehari-hari. Kali pertama saya genap mendengarnya, rekaman itu langsung menjadi pidato favorit saya, mengalahkan pidato Severn Suzuki di sidang PBB dan beberapa koleksi pidato Obama. Sudah 12 tahun berlalu sejak kali pertama pidato itu dibacakan, dan 2 tahun sejak saya pertama kali mendengarnya –sangat terlambat, memang.

 

Yang membuat pidato itu menarik adalah sebab Steve menghabiskan 95 persen isi narasinya untuk bercerita. Tak ada satupun istilah ilmiah yang rumit. Hanya bercerita. Tapi isi dari cerita itulah yang menggerakkan ribuan wisudawan dan tamu di tribun yang hadir kala itu. Continue Reading “Cerita Jobs di Upacara Kelulusan Stanford”

Stories 0 comments on 18 Sentimeter – #2 (Tamat)

18 Sentimeter – #2 (Tamat)

Sentimeter pertama. Gambar pertama.

 

Aku mengenal gambar ini! Aku bahkan kenal betul dengan obyek nyata dari gambar ini! Komposisi warna alam: hijau, oranye, gelap, cokelat, biru. Pematang sawah sore hari dengan anak-anak bermain layang-layang! Memang seharusnya ini adalah gambar pertama, dengan sentimeter pertama pensilku waktu itu, karena ia sendiri yang meraut ujung utuhnya, kemudian menggambar dengan penuh semangat setelah sebelumnya menjadi anak yang super sungkan menggangguku untuk sekedar meminjam pensil. Continue Reading “18 Sentimeter – #2 (Tamat)”

Stories 1 comment on Tulisan Ilma

Tulisan Ilma

Namanya Ilma. Ia adik pertama dan satu-satunya dari kakaknya, yang juga adalah putri dari istri adiknya suaminya ibu kakakku! Itu artinya, Ilma itu sepupuku anaknya pamanku! Hehe

 

Sekarang ia tinggal di Riau. Waktu liburan SMA, aku menghabiskan 3 minggu di rumahnya. Saat itu, seingatku ia masih kelas 1 SMP. Itulah kali pertama aku mulai mengenal satu-satunya sepupu dekatku itu. Cerita tentang ini ada sendiri, tetapi bukan itu yang ingin kubagi. Continue Reading “Tulisan Ilma”